Rabu, 17 Maret 2010

Mengenal Screen Lebih Dalam

Trik Sablon kali ini menyuguhkan tema “Mengenal Screen Lebih Dalam”.
Tahukan anda terbuat dari apakah Screen itu? Ya.. untuk mengenal lebih jauh tentang dunia sablon, kita juga harus mengenal lebih jauh tentang screen. Karena boleh dikata screen adalah alat utama dalam percetakan sablon.


Pada umumnya screen terbuat dari bentangan kain yang di bingkai dengan kayu atau alumunium, sehingga membentuk sebuah bentangan persis seperti kain kanvas. Makanya disebut screen.
Ada trik khusus untuk membentang kain agar benar-benar kencang, karena diperlukan bentangan yang kencang untuk menghasilkan sebuah cetakan sablon.

Namun jika anda nggak repot anda tinggal memesannya di toko langganan anda.
Screen, terbuat dari kain halus sehingga pori-pori kain hampir tak kelihatan. Ukuran persennya menggunakan istilah “T” artinya semakin kecil prosentasi T nya akan semakin kasar pori-pori kain. Karena setiap cetakan tidak selamanya menggunakan screen yang ukuran T nya sama.
Misalnya, jika anda ingin menyablon kaos, anda disarankan menggunakan kain yang berukuran 90T kebawah. Dan jika anda hendak menyablon kartu nama, disarankan anda menggunakan kain yang ukurannya 180T. jadi dengan gambaran sederhana di atas, kita bisa tahu berapa ukuran yang akan kita pakai untuk cetakan tertentu.

Screen yang lazim kita lihat dan gunakan adalah yang berbentuk Kotak persegi, naun ada juga screen yang berbentuk melengkung dan segabainya sesuai kebutuhan.
Untuk yang jenis melengkung biasanya digunakan mencetak bahan yang berbentuk cembung seperti tabung gas dan lain-lain.
Cara kerja screen sehingga mengasilkan cetakan yang unik adalah sistemnya yang bisa menyaring tinta ketika di sapukan dipermukaannya. Suatu gambaran akan memudahkan pemahaman anda. Jika screen dibiarkan kosong tanpa di olesin emulsi, anda akan mendapatkan cetakan blok berbentuk kotak sesuai luas screen. Untuk menghasilkan cetakan huruf R misalnya, anda harus melakukan proses Afdruk.
Itu adalah gambaran singkat tentang screen. Jika anda kurang faham anda bisa konsultasi langsung dengan tim kami. Kami akan layani anda dengan senang hati.
Bagaimana sudah semakin faham? Silakan bagi ilmu ini ke teman anda.

13 komentar:

Aroel mengatakan...

Wah blognya sekarang aktif nih saya jadi pingin lagi bangkit... Sukses broo...
Saya sangat mendukung anda.. postingnya bermanfaat banget...

Yusron mengatakan...

Wah kalau mau nyablon mesti tahu ukuran pori-porinya ya.... rumit ya....

Shevi mengatakan...

Selamat siang mas... gimana caranya supaya blog saya dilink disini? Terimakasih

Andayuna mengatakan...

Saya jadi banyak tahu tentang cetak mencetak. Makasih atas info muantab nya

Buste Ranus mengatakan...

@ Aroel Makasih Shob...saya banyak belajar dari anda tentang tampilan blog...

Wisnu mengatakan...

Mungkin harus ada pertemuan langsung kali ya untuk bisa mengetahui secara jelas prosesnya... tapi makasih sih udah berbagi sip laaah

Buste Ranus mengatakan...

@ Shevi....tenang aja nanti kalau ada posting yang sesuai pasti di link kok...dan emang rencana untuk posting berikut akan di semat link-link yang berhubungan.

Lukman mengatakan...

halo Bro terima kasih telah berkunjung

Social Media mengatakan...

Terima kasihh sudah berbagi pengetahuan....saya memang sedang mencari tahu tentang per sablonan....

Buste Ranus mengatakan...

@ Social Media Makasih bro... nantikan e-book panduan sablon lengkap hanya di blog ini. Blog anda keren abis

Tikno mengatakan...

Kalau nyablon kaos yang ada pernak pernik gimana caranya mas....

Buste Ranus mengatakan...

@ Wisnu ... boleh kapan saja anda mau berkunjung darat saya siap

Buste Ranus mengatakan...

@ Tikno... itu namanya gliter... itupun kalau asumsi kita sama. Pernak-pernik harus pakai screen yang pori-porinya besar. Usahakan gliter bisa nembus. Ada juga caralain selagi basah taburi gliter ke permukaan tinta. Resikonya gliter akan berantakan.

Poskan Komentar

prev next